Bahan Kimia Korosif Yang di Larang Pemerintah

Bahan Kimia Korosif Yang di Larang Pemerintah – Korosif adalah sifat suatu subtantsi yang dapat menyebabkan benda lain hancur atau memperoleh dampak negatif. Korosif dapat menyebabkan kerusakan pada mata, kulit, sistem pernapasan, dan banyak lagi. Contoh bahan kimia yang bersifat korosif antara lain asam sulfat,asam astetat,asam klorida dan lain-lain.

Apakah anda pernah melihat luka bakar terapi bukan karena terbakar oleh api, kalau gitu orang yang terkena luka bakar itu disebabkan oleh bahan kimia korosif, maka sebeb dari itu ada beberapa bahan kimia yang dilarang oleh mentri kesehtan salah satunya bahan kimia korosif.

Hal ini untuk mengurangi sesuatu yang buruk yang kemungkinan bisa terjadi, lalu selain bahan kimia korosif apa lagi bahan yang dilarang oleh pemerintah kesehatan,

Bahan Kimia Korosif Yang di Larang Pemerintah

Menurut undang – undang kementrian kesehatan yang sudah ditetapkan pada tanggal 09 Mei 1996 ada sekitaran 40 bahan kimia korosit yang dilarang oleh pemerintah, karena beberapa senyawa kimia dari korosif mengandung bahan yang berbahaya. seperti zat beracun, iritan, hingga karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker.

Selain zat kimia korosif yang di gadang – gandang larangannya oleh menteri kesehatan, ada beberapa bahan kimia yang sangat mudah terbakar, dan jenis bahan kimia ini tidak cocok jika di satukan dengan bahan kimia yang lain.

Jenis – jenis bahan kimia korosif yang dilarang

Dibawah ini ada beberapa bahan kimia yang dilarang oleh menteri kesehatan yaitu:

  1. Akrilaldehid (Korosif + Beracun)
  2. 4-amino-N, N-dietilalanin (Korosif + Beracun)
  3. Ammonium bifflorida (Korosif + Beracun)
  4. Asam Bromoasetat (Korosif + Beracun)
  5. Asam Hidroflorat (Korosif + Beracun)
  6. Asam Iodoasetat (Korosif + Beracun)
  7. Asam Kloroasetat (Korosif + Beracun)
  8. Boron tribromida (Korosif + Beracun)
  9. Boron triflorida (Korosif + Beracun)
  10. Boron triklorida (Korosif + Beracun)
  11. Butil kloroformat (Korosif + Beracun)
  12. 1,4-Diklorobuta-2-ena (Korosif + Beracun + Karsinogenik)
  13. Dimetil sulfat (Korosif + Beracun + Karsinogenik)
  14. 2,2′-Dimetil-4,4′-metilenbis (Korosif + Beracun)
  15. Dimetilsulfamoilklorida (Korosif + Beracun + Karsinogenik)
  16. 2,3-Epoksipropil akrilat (Korosif + Beracun)
  17. Florin (Korosif + Beracun)
  18. Fosfor, putih (Korosif + Beracun)
  19. Hidrazin (Korosif + Beracun + Karsinogenik)
  20. Hidrogen florida (Korosif + Beracun)
  21. 2-Hidroksietil akrilat (Korosif + Beracun)
  22. 1-Kloro-2,3-epoksipropana (Korosif + Beracun + Karsinogenik)
  23. Kromium lll kromat (Korosif + Karsinogenik)
  24. Kromium trioksida (Korosif + Beracun + Karsinogenik)
  25. Merkuri diklorida (Korosif + Beracun), dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *